BLOG

The Insight Updates on Everything Bali Top Optical 

Apa itu Fotopobia?

Fotofobia atau sensitifitas cahaya adalah ketidakmampuan mata untuk menoleransi cahaya. Pada beberapa kasus penderita merasakan ketidaknyamanan dengan cahaya terang, dalam kasus ekstrem bahkan tidak tahan terhadap cahaya bentuk apa pun. Cahaya ini bisa berasal dari matahari, lampu, api, lilin, dll. Fotofobia sendiri bukan sebuah penyakit, melainkan adalah gejala dari suatu penyakit.

Apa Penyebab Fotophobia? Stimulasi yang berlebihan pada sel-sel fotokonseptor di retina yang kemudian dihantarkan pada saraf optik dapat menimbulkan refleks keenganan untuk menerima cahaya sehingga menyebabkan rasa sakit pada mata bahkan ada yang sampai mengalami migrain. Penyebab lainnya terjadi karena abrasi kornea, uveitis (pembengkakan lapisan uvea), gangguan sistem saraf pusat seperti meningitis, iritasi lensa kontak, terbakar sinar matahari dan operasi LASIK.

Seseorang dengan warna mata terang juga mungkin mengalami kepekaan cahaya yang lebih besar karena warna mata gelap mengandung lebih banyak pigmen untuk melindungi dari silau cahaya. Terdapat beberapa alasan mengapa seseorang menderita fotofobia. Fotofobia bukan penyakit, gangguan, masalah, atau suatu kondisi. Namun merupakan gejala dari banyak penyakit, gangguan, masalah, dan kondisi berbeda. Misalnya, infeksi atau inflamasi yang mengiritasi mata. Atau juga merupakan gejala dari penyakit seperti sakit kepala atau migrain. Warna mata seseorang juga dapat mempengaruhi sensitifitas cahaya. Semakin gelap warna mata, semakin baik proteksi mata terhadap cahaya terang.

Loading...